SISTEM
INFORMASI
TROTOAR


KOTA SALATIGA

SELAMAT DATANG

 

LATAR BELAKANG

Perencanaan trotoar di kawasan perkotaan adalah merupakan suatu proses yang dinamis karena menyangkut hal-hal yang sifatnya selalu berubah dan berkembang sesuai dengan perkembangan kota itu sendiri. Data merupakan faktor penting dalam perencanaan yang berfungsi sebagai sumber informasi untuk menyusun rencana dan bahan evaluasi yang menyeluruh mengenai kawasan perkotaan, serta data tersebut haruslah bersifat obyektif, representatif, mempunyai kesalahan baku yang kecil, up to date dan relevan.

Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang terletak di daerah manfaat jalan, diberi lapisan permukaan, diberi evelasi lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan, dan pada umumnya sejajar dengan jalur lalu lintas kendaraan. Fungsi utama trotoar adalah untuk memberikan pelayanan pada pejalan kaki sehingga dapat meningkatkan kelancaran, keamanan dan kenyamanan pejalan kaki tersebut.

Trotoar merupakan salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan di antara fasilitas-fasilitas lainnya seperti : lajur sepeda, tempat penyeberangan pejalan kaki, halte, dan/atau fasilitas khusus bagi penyandang cacat dan lansia (lanjut usia) sebagaimana yang dikatakan dalam Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Penyediaan fasilitas-fasilitas pendukung (termasuk trotoar) di atas diselenggarakan oleh pihak pemerintah bergantung pada jenis jalan tempat trotoar itu dibangun Pasal 45 ayat (2) UU LLAJ :

 

  1. 1. Untuk jalan nasional, diselenggarakan oleh pemerintah pusat;
  2. 2. Untuk jalan provinsi, diselenggarakan oleh pemerintah provinsi;
  3. 3. Untuk jalan kabupaten dan jalan desa, diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten;
  4. 4. Untuk jalan kota, diselenggarakan oleh pemerintah kota;
  5. 5. Untuk jalan tol, diselenggarakan oleh badan usaha jalan tol.

 

Fungsi trotoar dalam Pasal 34 ayat (4) PP Jalan yang berbunyi:

“Trotoar sebagaimana dimaksud pada ayat (3) hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki.”

Hal ini berarti, fungsi trotoar tidak boleh diselewengkan dengan cara apapun, termasuk dimiliki secara pribadi dengan alasan trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. 

 

DASAR HUKUM

Database Infrastruktur (Database Trotoar) Kota Salatiga berpedoman pada :

  1. 1. Undang – Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan;
  2. 2. Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
  3. 3. Undang – Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial;
  4. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan;
  5. 5. Peraturan Menteri  Pekerjaan Umum No. 13/PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan.
  6. 6. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2011 tentang Pedoman Teknis Sistem Pengelolaan Jalan Propinsi dan Kabupaten/Kota;
  7. 7. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 19/PRT/M/2011 tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan;
  8. 8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota.
  9. 9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
  10. 10. Tata Cara Penomoran Ruas Dan Simpul Jalan Kota Nomor 06/TBNKT/ 1991, Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Pembinaan Jalan Kota, Departemen Pekerjaan Umum
  11. 11. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Tengah;
  12. 12. Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 620/12/2010 Tentang Penetapan Status Ruas Jalan Sebagai Jalan Provinsi dan Peranannya Dalam Jaringan Jalan Primer Sebagai Jalan Arteri, Jalan Kolektor 1, Jalan Kolektor 2, Jalan Kolektor 3 Di Wilayah Provinsi Jawa Tengah.
  13. 13. Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota SalatigaTahun 2010 - 2030

 

KECAMATAN SIDOREJO

Kecamatan Sidorejo memiliki beberapa segmen trotoar yang terdapat pada ruas-ruas jalan utama di Kecamatan Sidorejo, misalnya di ruas Jalan Jend. Sudirman, ruas jalan Pemuda, dan ruas-ruas lainnya. Karakteristik trotoar yang ada dapat dilihat pada gambar berikut :

 

KECAMATAN SIDOMUKTI

Kecamatan Sidomukti memiliki beberapa segmen trotoar yang terdapat pada ruas-ruas jalan utama di Kecamatan Sidomukti, misalnya di ruas Jalan Sukowati, ruas jalan Brigjend Sudiarto, dan ruas-ruas lainnya. Karakteristik trotoar yang ada dapat dilihat pada gambar berikut :

LAILA AMIRA SANGADJI, ST

ANTONIUS ADHIE WIBOWO, SP, M.Si

JOKO WAHONO, S.Sos, MM

ABRAHAM TRI PRASETYO, S.STP

RATNA NURVITA AVRIANI, A.Md

LINTONG ADEAS BERNAULI H.S, ST

Close
Jalan Letjend. Sukowati No. 51, Salatiga bappeda.salatigakota.go.id ; bappeda@salatigakota.go.id +62 (298) 326767